Adidas dan Puma Bermula dari Ruang Cuci
Dalam perjalanan dari stasiun kereta api Zoologischer Garten menuju Stadion Olimpia, Berlin rekan saya Hizir nyelutuk bahwa yang bertarung di babak final sebenarnya ”Jerman vs Jerman”. Lho, kok bisa ?
Sebagaimana diketahui, sponsor utama perangkat olahraga (kostum dan sepatu) yang dipakai Italia adalah Puma sedangkan timnas Perancis didukung Adidas. Nah, Puma dan Adidas merupakan dua perusahaan asal Jerman. Yang menarik, pemenang ”Jerman vs Jerman” adalah Italia. Kemenangan Italia tersebut berarti kemenangan bagi produsen alat olahraga Puma. ”Ini merupakan kemenangan yang mengesankan bagi kami“, ujar direktur Puma Jochen Zeitz selepas kemenangan Italia di final. Inilah kemenangan pertama Puma di ajang piala dunia.
Perusahaan yang bermarkas di Herzogenaurach, negara bagian Bayern itu telah menandatangani kontrak dengan federasi sepak bola Italia (FIGC) sejak tahun 2003. Bahkan Nopember 2005 yang lalu Puma memperpanjang kontraknya hingga 2014. “Semoga kami bisa juara lagi bersama Italia“, imbuh Zeitz dengan bangga. Seperti dilansir Financial Times (10/7) pendapatan Puma meningkat tajam hingga 40 persen tahun 2005 silam.
Uniknya, jika menilik sejarah cikal bakalnya maka Puma dan Adidas justru merupakan dua saudara kandung. Ceritanya Rudolf Dassler dan adiknya Adolf Dassler pada tahun 1920 mencoba mendirikan usaha kecil-kecil sepatu olahraga. Mereka memulai usaha tersebut di ruang cuci kepunyaan ibunya di Herzogenaurach. Empat tahun kemudian, tepatnya Juli 1924 dua bersaudara ini mendirikan perusahaan sepatu “Gebrüder Dassler”.
Puncak ketenaran perusahaan itu adalah ketika atlet lari Amerika Serikat Jesse Owen sukses merebus medali emas di Olimpiade Berlin tahun 1936 dengan mengenakan sepatu buatan Dassler. Sejak itulah sepatu bikinan mereka makin dikenal luas.
Namun setelah mengalami kemajuan yang cukup pesat, Rudolf Dassler berpisah dengan adiknya Adolf Dassler. Tahun 1948 ia mendirikan perusahaan sepatu sendiri yang diberi nama "PUMA Schuhfabrik Rudolf Dassler", selanjutnya dikenal dengan Puma. Situs Wikipedia Jerman menyebutkan perpisahan kedua bersaudara ini sebagai Meinungsverschiedenheiten atau perbedaan pendapat. Tidak dijelaskan perbedaan pendapat yang seperti apa. Sedangkan adiknya, Adolf Dassler mendirikan perusahaan Adidas yang berasal dari nama ”Adi“ (nama kecil Adolf) yang digabung dengan potongan nama belakangnya yakni ”Dass“. Nama Adidas terdaftar pada tahun 1949.
Dalam perkembangannya Adidas berlari lebih kencang dari Puma. Karena Puma terkesan “kaku”, tidak mengikuti trend dan mode. Belakangan Puma sadar dan mulai berbenah diri, hingga di Piala Dunia 2006 menjadi pemasok kostum dan perlengkapan terbesar setelah Nike dan Adidas. Bandingkan, Puma memasok 12 tim sedangkan Adidas hanya 6 tim. Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan diprediksi Puma masih tetap nomor satu, karena mereka juga pemasok utama tim-tim Afrika. Jadi bisa dikatakan sampai hari ini pun kakak beradik ini masih terus “bertengkar“. Pertengkaran yang membawa rezeki tentunya.
Zulkarnain Jalil, ditulis untuk Serambinews.
No comments:
Post a Comment