Monday, December 04, 2006

Pelatih tersohor asal Perancis, Phillippe Troussier Masuk Islam

Philippe Troussier adalah pelatih bertangan dingin asal Perancis yang dikenal para pemuka dan penggila sepakbola dunia. Karir terbaik pelatih berusia 51 tahun ini adalah kala mengantar Jepang ke babak 16 besar Piala Dunia 2002 Jepang/Korea. Terakhir Troussier melatih timnas Maroko dan kabarnya kini masuk nominasi calon pelatih tim Kanguru Australia. Ia di juluki “dukun putih“ karena suksesnya melatih tim-tim Afrika.

Akan tetapi tidak banyak yang tahu, jika kini Troussier telah berganti nama menjadi Umar. Ia sendiri tampaknya belum ingin perihal keislamannya diketahui orang ramai. Menurut harian Berliner Zeitung, adalah koran beroplah besar di Perancis L'Opinion yang pertama kali membuka tabir ini.

Menariknya, istri Troussierlah yang justru pertama kali menjadi muallaf tahun 2004 dan berganti nama dari Dominique menjadi Aminah. Sedangkan Phillippe butuh waktu dua tahun sebelum memutuskan memeluk Islam. Sejauh ini belum ada keterangan dari keduanya berkenaan latar ketertarikan mereka dengan Islam. Yang pasti sejak beberapa tahun belakangan suami istri ini bermukim di Casablanca, Maroko.

Muhammad Homrani, sahabat karibnya dan juga pengurus di salah satu klub sepakbola di Rabat adalah orang yang mengajari Troussier mengucapkan dua kalimat syahadah.
Pelatih kelahiran Paris ini mengucap dua kalimah syahadat di Rabat, ibukota Maroko pada 17 Maret 2006 silam. Persis tiga bulan selepas pensiun sebagai pelatih timnas Maroko. Kini pasangan yang belum dikarunia anak itu telah mengadopsi Salma dan Mariam, dua anak perempuan asal Maroko.

Troussier sebelumnya dikenal sebagai penganut Kristen taat. Namun tampaknya merasa belum mendapatkan ketenangan dalam hidupnya. Melalui proses perenungan yang lama, ia berpendapat Islam adalah agama rasional dan jelas.

Islam merupakan agama nomor dua terbesar di Perancis. Ada ratusan warga Perancis memeluk Islam setiap tahunnya. Akan tetapi tidak semuanya secara terbuka menunjukkan keislaman mereka. Semata-mata untuk menghindari tindak diskriminasi baik di rumah ataupun di tempat kerja.

Mantan pemain timnas Perancis Nicolas Anelka misalnya, tidak banyak yang tahu perihal keislamannya. Ia justru mengenal Islam ketika merumput di di klub Liverpool, Inggris (2001-2002). Nama Islamnya adalah Abdul Salam Bilal. Anelka kini berniat menghabiskan waktunya di Uni Emirat Arab serta tidak ingin kembali ke Inggris atau Perancis. (Zulkarnain Jalil, dari Jerman untuk Serambinews)
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- ---------
Karir kepelatihan Phillippe Troussier:
- Pantai Gading (1993-1995)
- Afrika Selatan (1995)
- Nigeria (1996-1998
- Burkina Faso (1998)
- Jepang (1999-2002)
- Qatar (2004)
- Marokko (Juli 2005-Desember 2005

No comments: