Adidas juara Piala Eropa 2008 ?
Piala Eropa belum berakhir, tapi juaranya sudah diketahui. Siapa? Adidas adalah pemenangnya. Ya juara dalam hal perolehan pemasukan dari penjualan produk. Pasalnya perusahaan perlengkapan olahraga asal Jerman itu berhasil mengeruk pemasukan yang melebihi target. Jauh sebelum Piala Eropa dimulai Adidas langsung mencuri start dengan meraup omset senilai 169 juta Euro (sekitar 2,5 trilyun rupiah). Dibandingkan Piala Eropa 2004 di Portugal, omset kali ini naik lebih dari 50 persen.
Khususnya penjualan kaos, di Jerman sendiri tempat Adidas bermarkas, telah terjual lebih dari 1 juta potong kaos. Target Adidas adalah 1,5 juta. Adidas mengaku sangat puas dengan hasil yang dicapai selama perhelatan Euro kali ini.
"Kami siap dinobatkan sebagai pemenang Euro 2008," gurau Herbert Hainer, direktur Adidas di hadapan pers sebagaimana dikutip majalah Manager. Produk Adidas di Euro 2008 diantaranya bola Europass, kaos tim, sepatu, kaso kaki dan aneka perlengkapan lainnya. Tak usah jauh-jauh, untuk pengadaan kaos timnas Jerman saja Adidas sudah meraup omset sebesar 1,2 milyar Euro (sekitar 1,8 trilyun). “Sebuah pencapaian yang melampaui target," imbuh Hainer.
Ada lima tim nasional yang menggunakan produk Adidas di Euro 2008 yakni Jerman, Perancis, Spanyol, Rumania, dan Yunani. Disamping itu semua perangkat yang dipakai oleh panitia, wasit, relawan dan anak bola (pemungut bola) menggunakan produk Adidas.
Nike, perusahaan asal Amerika Serikat, berusaha mengejar Adidas guna meraih kembali tahtanya. Mereka melakukan berbagai upaya. Salah satunya merangkul Reebok, perusahaan Amerika lainnya. Adidas juga tak mau ketinggalan langkah. Perusahaan yang bermarkas di Herzogenaurach, Jerman itu melakukan hal yang sama, menggalang kekuatan dengan perusahaan alat olahraga asal Inggris Umro.
Namun untuk urusan pengadaan bola, baik Piala Dunia maupun Piala Eropa, Adidas sudah tak bisa diusik lagi. Selama 38 tahun atau sejak tahun 1970 Adidas telah jadi pemasok abadi. Saat ini mereka sedang mengembangkan bola model baru dimana bagian dalam dipasangi chip, sensor dan aneka bahan berteknologi tinggi lainnya.
Sedangkan “saudara“ terdekat Adidas, yaitu Puma pun tak tinggal diam. Mereka ikut menghangatkan persaingan. Perlengkapan timnas Austria dan Swiss ada di tangan Puma. Begitu pula Republik Ceska, Polandia dan Italia juga disuplai oleh Puma. Jadi ada lima kesebelasan yang memakai produk Puma, sama dengan rivalnya Adidas.
Bagaimana dengan Nike? Perusahaan Amerika itu juga menyuplai lima tim yakni Turki, Portugal, Kroasia, Belanda dan Rusia. Swedia satu-satunya yang memakai produk Inggris Umro.
Begitupun, di pasaran dunia secara keseluruhan Nike masih berada di pole position. Mereka memimpin di depan rival-rival lainnya. Nike menguasai pasar Eropa dan Asia. Sudah jadi tradisi, lebih dua pertiga omset Nike justru diperoleh di luar Amerika. Sedangkan Adidas, disamping Eropa, pasar utama mereka adalah Amerika Utara, 50 persen adalah produk sepatu olahraga.
Nah menarik diikuti, siapa yang bakal tampil di babak final Piala Eropa yang berlangsung 29 Juni nanti. Menilik tim yang maju ke perempatfinal, disana ada Adidas (dipakai tim Jerman dan Spanyol), Nike (Kroasia, Belanda dan Rusia) dan Puma (Italia). Patut ditunggu.
No comments:
Post a Comment