Surat terbuka Joachim Loew untuk fans Jerman
Zulkarnain Jalil
Satu langkah simpatik dilakukan Jogi –panggilan Joachim Loew- pelatih timnas Jerman. Menjelang der Panzer memainkan partai perdana melawan tetangganya Polandia, dia menulis sepucuk surat untuk fans Jerman. Surat itu ditulis Jogi sesaat tiba di Klagenfurt, Austria dan dikirimkan ke beberapa koran yang terbit di Jerman. Harian Tageszeitung (TZ) yang terbit di Muenchen adalah salah satunya yang memuat surat terbuka Jogi itu. Intinya dia memohon dukungan tiada henti dari para fans untuk bisa berprestasi maksimal dan meraih mimpi di final yang bakal berlangsung di Wina, Austria 29 Juni nanti. Saat surat ini dipublish, pertandingan Jerman-Polandia sedang berlangsung. Berikut petikan surat mantan asisten Klinsmann yang ditulis dalam bahasa Jerman itu.
Salam hangat buat seluruh fans Jerman dimanapun berada,
Apakah kalian masih ingat dengan kemenangan terakhir timnas kita di Piala Eropa? Ya tanggal 30 Juni 1996 silam, saat kita mengalahkan Ceko di final yang berlangsung di Stadion Wembley, London. Gol emas Oliver Bierhoff telah mengantar kita merebut gelar juara, yang merupakan gelar tertinggi terakhir yang pernah kita raih. Sejak hari ini, tim kita di Piala Eropa 2008 mulai merajut sukses. Kita musti tutup dua seri gelap tanpa hasil di Piala Eropa 2000 dan 2004.
Setiap orang yang menyebut dirinya suka sepakbola pasti tahu, Piala Eropa lebih sulit dibandingkan Piala dunia. Di sini tak ada yang namanya babak pemanasan dan tak ada yang namanya tim lemah. Kekuatan 16 tim semuanya merata, punya ambisi dan motivasi yang tinggi. Contoh terdekat adalah Yunani yang tak diunggulkan namun jadi juara penuh sensasi empat tahun silam di Portugal.
Kita mulanya bukanlah tim unggulan, tapi kini sudah masuk dalam daftar tim favorit di turnamen ini. Semangat dan optimisme kita sedang tinggi. Kepada Yunani, sang juara bertahan, kita perlu ucapkan salam perpisahan. Jika dari setiap kita semua satu hati mendukung timnas, kita bisa merebut impian di Piala Eropa kali ini.
Selepas Piala dunia 2006 di negeri kita dua tahun lalu, kini kita bersua lagi dengan Piala Eropa. Dukungan jutaan fans sangat kami harapkan agar timnas kita bisa menunjukkan penampilan terbaiknya. Tim kita ini bukanlah milik 23 orang pemain saja. Tapi milik jutaan fans Jerman. Dukungan luar biasa yang telah kalian perlihatkan di dongeng musim panas tahun 2006 patut dibangkitkan lagi. Bedannya, kali ini kita tidak berada di rumah dan tidak main di stadion sendiri. Jadi, keuntungan sebagai tuan rumah kali ini tidak didapat.
Kami sangat yakin dengan dukungan kalian, tidak saja dukungan langsung yang nonton di stadion tapi juga yang menonton di berbagai arena nonton bareng. Dukungan simpatik ini akan sangat memompa semangat kami di lapangan. Kita akan raih kembali mimpi yang sudah di depan mata dua tahun lalu di Dortmund, kala dikalahkan Italia di semi final.
Kali ini tur di pegunungan Alpen, Austria dan Swiss, musti berakhir manis di Wina pada 29 Juni nanti.
Salam hangat,
Jogi Loew
No comments:
Post a Comment