Islam makin diminati di Spanyol
Ribuan warga Spanyol, umumnya kalangan terpelajar seperti intelektual, akademisi, hingga aktifis, dikabarkan makin banyak yang tertarik dengan Islam. Umumnya mereka masuk Islam setelah menjalani masa pencarian spiritual yang panjang. Mereka mengaku mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian dalam Islam.
"Walau media barat kerap memojokkan Islam, arus masuk Islam begitu meningkat akhir-akhir ini," kata Abdul-Nour Barado, Direktur Islamic Society of Catalonia, Spanyol seperti diberitakan IslamOnline.net (25/9). Barado mengambil contoh pertumbuhan muallaf baru di Propinsi Catalonia , yang diprediksi berkisar antara 3000 hingga 4000 jiwa per tahunnya. "Jumlah itu malah bisa lebih besar lagi," imbuh Barado.
Catatan sejarah menyebutkan warga Catalonia pertamakali masuk Islam adalah pada kisaran 1960-an. Jumlah mereka waktu itu masih sedikit. Tapi kini ribuan warga Catalonia dipercaya telah banyak yang memeluk Islam.
Catalonia merupakan salah satu propinsi kaya di Spanyol. Kawasannya meliputi 31,950 km² dan jumlah populasi 6.3 juta jiwa. Ibukota propinsi, yakni Barcelona , merupakan sebuah kota yang terkenal ke seantero dunia. Disamping karena keindahannya, juga karena klub sepakbola disana yaitu FC. Barcelona . Warga kotanya sendiri dikenal memang gila bola. Imigran muslim disini diprediksi sekitar 100 ribu jiwa yang mayoritas berasal dari Moroko. Mereka memilih tinggal di Catalonia barangkali karena kondisi geografinya yang mirip seperti di Maroko.
Kawasan utara
Beralih ke kawasan utara Spanyol, tepatnya di Provinsi Palencia . Disana dikabarkan arus masuk Islam juga begitu meningkat akhir-akhir ini. "Sedikitnya ada 4000 warga Palencia yang masuk Islam tahun-tahun terakhir ini," tukas Saed Al-Ruttabi, Ketua Islamic Council Provinsi Palencia.
Ruttabi menyebutkan kebanyakan warga Spanyol yang masuk Islam adalah mereka-mereka yang telah menjalani masa pencarian rohani yang panjang. “Akhirnya mereka menemukan kedamaian ada dalam Islam,” sebut Ruttabi.
Ruttabi menyebut kelompok muallaf baru tersebut kebanyakan adalah mereka-mereka yang selama ini salah dalam memandang Islam. Apa yang dikatakan Ruttabi ada benarnya. Buktinya, dari 150 ribu muslim di Palencia, hanya 90,000 yang berlatar belakang imigran. Sisanya muallaf asli Spanyol. "Tren ini muncul tidak hanya di Spanyol, tapi juga di seluruh Eropa dan Amerika," sebut Ruttabi lagi.
Sejarah panjang
Spanyol memiliki sejarah panjang Islam yang kuat. Islam dipercaya masuk kesana pada 27 Ramadhan tahun 92 H, saat mana pasukan Islam yang dipimpin oleh Thariq bin Ziyad berhasil memasuki Andalusia . Di negeri ini pula banyak muncul ilmuwan-ilmuwan muslim ternama yang menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan menjadi rujukan masyarakat Eropa kala itu.
Sebutlah salah satunya Ibnu Firnas, yang oleh Barat kini diyakini sebagai peletak konsep dasar pembuatan pesawat terbang. Kini, dengan malu-malu ilmuwan Barat mulai mengakui keunggulan Islam.
Misalnya, mahasiswa teknologi dirgantara di University of Houston, Amerika Serikat, sejak September 2000 mulai diperkenalkan dengan sejarah penerbangan.yang telah dirintis pertamakali oleh Firnas. Bahkan Richard P Hallion, salah satu pakar kedirgantaraan AS, dalam sebuah kesempatan menyatakan dunia penerbangan tak boleh melupakan pencapaian seorang Ibnu Firnas.
Begitulah, setelah kejatuhan Islam semua seolah tinggal kenangan saja. Umat Islam di sana kini bak tamu di negeri sendiri. Begitupun saat ini Islam mulai meretas kembali masa-masa jaya kehidupan di Spanyol. Catatan resmi menyebutkan jumlah penduduk muslim di Spanyol saat ini ada sekitar 1,5 juta dari total populasi sebesar 40 juta jiwa. Islam merupakan agama kedua terbesar di sana setelah Kristen. Pada Juli 1967 Islam diterima sebagai salah satu agama yang diakui negara. (Zulkarnain Jalil)
No comments:
Post a Comment