Semarak buka bersama di Bulgaria
Misalnya di
"Ini merupakan Ramadan yang sangat berkesan bagi kami," kata Mustafa Haci, Mufti besar
Sebagian besar keluarga secara sukarela mengeluarkan biaya mandiri bagi acara berbuka itu. Namun adakalanya The Fatwa House (semacam MUI-red) turut membantu sebagian pengeluaran tersebut. "Ya kadangkala kami menyediakan bantuan juga untuk hidangan berbuka. Baik dari dana The Fatwa House (TFH) ataupun dari donasi masyarakat Islam di luar negeri," kata Haci. Seperti umat Islam lainnya di seluruh dunia, umat Islam di Bulgaria juga memulai puasa Ramadhan tahun ini pada 1 September.
Hidup harmonis
Kegiatan buka bareng semacam itu ternyata tidak hanya diadakan oleh masyarakat yang berada di kawasan dengan populasi mayoritas muslim. Kota-kota dengan jumlah muslim yang sedikit pun tak mau ketinggalan.
"Keluarga muslim yang tinggal di kota-kota kecil bahkan ada yang mengundang kerabat terdekat, teman atau tetangganya yang nonmuslim untuk ikut serta dalam acara berbuka," tutur Sami Fazliiski, seorang mahasiswa yang tinggal di
Umumnya pihak tuan rumah mengundang tetamunya itu pada sore hari atau menjelang maghrib. Fazliiski juga menceritakan, sambil menunggu waktu berbuka tiba, mereka duduk-duduk sembari ngobrol santai seputar kegiatan-kegiatan rutin umat Islam selama Ramadhan.
"Lalu, salah seorang diantara kami secara khusus memberikan uraian singkat tentang makna puasa dan keutamaan-keutamaannya. Juga penjelasan tentang apa itu Islam. Selepas berbuka, shalat maghrib pun segera ditunaikan.
Menurut catatan Wikipedia, di seluruh Bulgaria saat ini ada sekitar 966 ribu umat Islam (data sensus tahun 2001) atau 12 persen dari total populasi sebesar 7,8 juta jiwa. Sebagian besar merupakan etnik Turki yang datang ke
Mereka punya hubungan baik dengan para penganut agama lain. Ikatan budaya setempat yang dikenal dengan istilah Komshuluk atau hubungan pertetanggaan itu membuat umat Islam di
No comments:
Post a Comment