Terbentuk, Ikatan Mahasiswa Aceh di Jerman (IMAN)
Sehubungan dengan semakin banyaknya putra putri aceh yang menuntut ilmu di Jerman, baik itu yang langsung dikirim oleh pemda Aceh maupun melalui skema Beasiswa lain seperti DAAD, Dikti, Erasmus Mundus atau mereka yang kuliah dengan biaya sendiri, maka adalah menjadi kebutuhan bagi mahasiswa Aceh ini untuk menghimpun diri dalam sauatu wadah organisasi seluruh mahasiwa Aceh yang ada di Jerman.
Dengan tekad untuk saling menjalin silaturrahim, dalam rangka menyahuti aspirasi mahasiwa Aceh se-Jerman dan untuk saling membantu dalam meraih kesuksesan studi dan memberikan sumbangsih ilmu, pemikiran dan kerja nyata bagi kemakmuran Aceh, maka pada tanggal 26-27 Maret 2011 yang lalu di kota Goettingen, Negara Bagian Niedersachsen-Jerman, telah dibentuk „Ikatan Mahasiswa Aceh di Jerman (IMAN)“.
Organisasi ini dikukuhkan dalam sebuah Musyawarah Besar/Duek Pakat Aneuk Aceh yang dihadiri 54 mahasiswa Aceh yang datang dari seluruh penjuru Jerman baik yang sedang mengambil studi bachelor, master, maupun doktoral. Acara ini berlangsung cukup sukses dan dibuka langsung oleh Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Jerman, saudara Laode Mutakhir Bolu. Rangkaian Acara Musyawarah ini terdiri dari; Presentasi Ilmiah, Sidang pembentukan organisasi beserta AD/ARTnya, Silaturrahim dan penggalangan dana Bantuan Untuk Musibah Banjir di Tangse.
Setelah menjalani acara selama dua hari, akhirnya terbentuklah Ikatan Mahasiwa Aceh di Jerman (IMAN) dengan Saudara Saiful Akmal (Frankfurt) terpilih sebagai Ketua, Maimun Rizal (Goettingen) sebagai sekretaris dan Maria Umran (Fulda) sebagai Bendahara. Sedangkan Zakaria Hafizh (Offenburg) dan Heru Fahlevi (Speyer) dipercayakan sebagai pengurus wilayah Barat, Reza Fathurrahman (Erfurt) dan Fajarullah Mufti (Weimar) di pengurus wilayah Timur, serta Ikhlas Ali Amran dan Masyitah Saifuddin (Goettingen) menjadi Pengurus Wilayah Tengah. Sementara saudara Ichsan (Goettingen) didaulat menjadi Ketua Badan Pengawas Organisasi (BPO) yang didampingin oleh saudara T. Firman dan Essy Harnely (Goettingen), T. Faisal MG (Koln), Fathul Mahdariza (Karlsruhe) sebagai anggota BPO. Acara yang berlangsung dengan penuh rasa persaudaraan ini juga berhasil menelurkan sebuah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai dasar hukum bagi pencapaian misi dan visi IMAN dimasa yang akan datang.
Dalam pencapaian misi dan visinya organisasi ini akan senantiasa bekerjasama dengan JAROE (Jaringan Aneuk Nanggroe Aceh di Eropa) yang membawahi mahasiwa Aceh se-Eropa dan juga senantiasa berkoordinasi dengan Persatuan Alumni Jerman di Aceh, Pemda Aceh, Komisi Beasiswa Aceh, PPI Jerman dan Eropa, KBRI dan KJRI di Jerman.
No comments:
Post a Comment