Sunday, June 08, 2008

Kota Mozart siap sambut fans bola

Zulkarnain Jalil

Pembaca yang budiman, tak terasa dua tahun begitu cepat berlalu. Piala Dunia Jerman 2006 seakan baru kemarin berlalu. Kini Piala Eropa 2008 Austria-Swiss sudah di depan mata. Ya pesta bagi penikmat sepakbola telah tiba. Sebelum menikmati gocekan para bintang pujaan Anda, mari kita lihat dulu profil beberapa kota penyelenggara yang ada di kedua negara tersebut. Salah satunya adalah Salzburg di Austria.
Salzburg merupakan ibu kota dari negara bagian Salzburg yang terletak di Austria barat dan berbatasan langsung dengan Muenchen, Jerman. Kota yang memiliki populasi sebesar 150.000 jiwa itu adalah salah satu gerbang ke Pegunungan Alpen yang indah.
Salzburg sangatlah identik dengan sosok komponis tersohor Mozart. Karena di kota inilah Mozart lahir dan mulai meniti karirnya sebagai komponis lagu klasik termahsyur dunia. Rumah kelahirannya yang terletak di Getreidgasse 9 masih terpelihara dengan baik. Saban hari ratusan turis lokal dan mancanegara menyesaki kawasan tersebut.
Tak hanya itu, kota itu juga tenar dengan peninggalan sejarah berupa bangunan-bangunan tua dengan arsitektur bergaya Barok. Pada tahun 1997, bangunan-bangunan di wilayah Altstadt ( kota tua) Salzburg dimasukkan dalam daftar 'Situs Peninggalan Dunia UNESCO'.

Khususnya sepakbola, Red Bull Salzburg adalah salah satu klub kebanggaan warga kota di sana . Klub penghuni divisi utama liga Austria itu pernah dilatih oleh Lothar Mattheaus, mantan pemain timnas Jerman, dan bermarkas di Stadion Wals-Siezenheim. Tahun 2003 stadion ini diremajakan agar bisa dipakai untuk Euro 2008. Kini dengan kapasitas 30 ribu kursi stadion itu siap menggelar tiga pertandingan Grup D.

Oya pada 10-15 Mei lalu kota ini baru saja menyelenggarakan tur Euro2008. Tur dimaksud untuk memeriahkan sekaligus mengenalkan sejarah dan pernak-pernik Piala Eropa kepada warga di sana . Tur yang merupakan rangkaian selebrasi Euro 2008 ini juga dilaksanakan secara bergilir di 13 kota lain di Austria dan Swiss.
Transportasi umum
Dikabarkan, panitia setempat telah merancang jalur transport khusus dari dan ke stadion serta intensitasnya bakal diperbanyak.
"Transportasi perlu mendapat perhatian serius. Kami merancang jalur khusus bagi pejalan kaki, sepeda, mobil pribadi, juga untuk angkutan umum seperti bis, tram dan kereta api, " ujar Wolfgang Weiss, ketua panitia untuk kota Salzburg . Begitupun, dia tak menampik bahwa pada hari-H akan terjadi kemacetan dan kekacauan lainnya. Karena itu dia menganjurkan warga kota Salzburg sebaiknya menggunakan angkutan umum.
"Sebaiknya warga kota tidak menggunakan kendaraan pribadi di pusat kota . Kami telah siapkan parkir khusus untuk kendaraan pribadi yang mampu menampung 250 kenderaan. Untuk ke stadion silahkan pakai angkutan umum," kata Norbert Ablinger, anggota panitia lainnya, menambahkan. Para penonton juga diminta untuk mengkombinasikan dengan tiket Euronachtstern – sebuah tiket khusus untuk transportasi di malam hari.
Tiga pertandingan yang melibatkan Yunani, Swedia dan Rusia pada 10, 14 dan 18 Juni nanti diyakini bakal dipenuhi oleh penonton. Karena itu, arena nonton bareng untuk fans juga sudah dirancang khusus. Panitia lokal jauh-jauh hari telah menyiapkan arena nobar untuk fans sepakbola yang tidak mendapat tiket. Gagasan arena nobar ini memang meniru konsep nobar Piala Dunia 2006 Jerman yang terhitung sukses.

No comments: