Sunday, June 08, 2008

Willkommen in Basel!

Zulkarnain Jalil

Selamat datang di Basel!. Pesta bagi penggila bola telah tiba. Sore hari ini pukul 18.00 waktu Swiss, 42.500 penonton di Stadion St.-Jacob Park akan jadi saksi dibukanya pesta akbar sepakbola Euro 2008. Jutaan pendukung lainnya yang ada di Swiss dan Austria akan menyaksikan melalui ribuan layar lebar. Belum lagi yang menonton melalui televisi di rumah-rumah. Sementara itu milyaran penduduk di berbagai negara lainnya juga tak kurang antusiasnya.
Kota Basel pun telah disesaki pendukung kedua tim dan ribuan pengunjung lainnya. Arus lalu lintas dari dan ke stadion makin diperketat. Guna menghindari kemacetan, kenderaan pribadi dilarang memasuki kawasan stadion. Pengunjung diminta menggunakan jalur transportasi umum terpadu. Keputusan baru lainnya, otoritas kota Basel memberlakukan larangan terbang di sekitar stadion pada saat pertandingan. Larangan itu mulai diberlakukan sejak hari ini. Dilansir Basler Zeitung (5/6) ketentuan larangan terbang berlaku pada radius 22 kilometer dari stadion Basel dengan ketinggian 3000 meter. Area no fly zone ini juga diterapkan di stadion Zurich, Bern, dan Jenewa. Ini sebagai langkah antisipatif, sewaktu-waktu ada hal mencurigakan.
Arena nobar
Fans yang tidak kebagian karcis tak perlu kecewa. Dua kawasan, Kasernenplatz dan Munsterplatz, yang cukup luas buat nonton bareng (nobar) telah disiapkan. Arena nobar Kasernenplatz dibuka setiap hari. Tak hanya nobar bola, berbagai atraksi dan aneka permainan menarik saying untuk dilewatkan. Ada berbagai pertunjukan musik saban harinya. Catatan situs uefa.com, 250 grup musik telah mendaftar guna berpartisipasi disini. Sedangkan kawasan Munsterplatz dibuka pada hari pertandingan saja. Jika kapasitas dirasa masih kurang cukup, panitia kabarnya akan membuka satu arena nobar lagi.
Tak perlu khawatir kelaparan karena berbagai jenis makanan dan minuman tersedia. Sampah bakal menumpuk dengan bau menusuk? Otoritas kota Basel telah menyiapkan satu sistem deposit terpadu untuk menampung berbagai jenis sampah. 210 tempat sampah dan 430 toilet serta ratusan petugas kebersihan telah disiagakan.

Ramalan cuaca menyebutkan pada hari ini ada kemungkinan 30 persen turun hujan. Sebaliknya di Jenewa, tempat digelarnya pertandingan Portugal vs Turki, prediksi bakal turun hujan mencapai 70 persen. Temperatur berkisar antara 13 hingga 20 derajat Celsius. Begitu ramalan badan meteorologi Swiss.
Program Family Project diminati
Dikhawatirkan banyak fans yang tak kebagian hotel, panitia setempat telah menyiapkan alternatif penginapan berupa tiga buah arena perkemahan yang mampu menampung sekitar 2500 tamu. Nah yang cukup menarik,
Pemkot Basel juga meluncurkan program Family Project bekerjasama dengan warga kota. Melalui program ini, para tamu yang tak tertampung di hotel dan perkemahan, bisa tinggal dan berbaur di rumah warga. Sepintas program ini mirip ketika MTQ nasional 1981 berlangsung di Banda Aceh. Para tetamu dari berbagai provinsi kala itu menginap di rumah-rumah penduduk selama acara. Sebuah program yang elegan dan membumi. Di Basel sendiri, sekitar 1000 rumah kabarnya telah mendaftar ikut program ini.
Para pengunjung juga mendapat kemudahan lain dengan adanya tawaran BaselCard. Yang punya kartu ini bisa menggunakan secara gratis semua akses transportasi yang ada, seperti bis, trem, kereta api bawah tanah, dan kereta cepat atau S-Bahn. Mau masuk ke pusat wisata juga gratis. Tinggal tunjukkan kartu tersebut.
Kini, fans yang mengecat wajah sewarna dengan warna bendera negaranya memenuhi jalan-jalan raya Eropa sembari memegang bendera nasional dan meneriakkan yel-yel penyemangat. Hanya dalam hitungan jam pesta akan dimulai. Dan, bagi Anda di tanah air, selamat begadang!

No comments: