Monday, June 07, 2010

Hotel di Cape Town habis dibooking



Hanya bersisa beberapa hari lagi Piala Dunia Afsel 2010 akan dibuka. Salah satu sektor yang kecipratan rejeki nomplok adalah perhotelan. Saat ini seluruh hotel berbintang dilaporkan telah habis dibooking oleh turis dan fans bola mancanegara. Contohnya di kota Cape Town, yang akan menjadi salah satu kota magnet bola dunia 2010, hotel-hotel disana sudah masuk status fully booked alias habis dibooking.



Hasil satu survey, seperti dilaporkan Cape Times , hotel-hotel berbintang kini kapasitasnya tampungnya makin terbatas karena telah dipesan jauh-jauh hari. Sedangkan tingkat hunian hotel-hotel skala kecil menengah telah pun mencapai 50 hingga 70 persen. Cape Grace Hotel misalnya. Hotel berbintang lima dikabarkan telah 90 persen terisi. Baik oleh secara kelompok maupun pribadi.



“Kamar-kamar di hotel kami sudah penuh untuk periode Juni-Juli ini. Memang ada beberapa kamar kelas ekonomi yang tersisa, tapi itu tidak banyak. Secara definitif, kami sudah penuh selama Piala Dunia,” kata salah seorang pegawai Cape Grace Hotel bagian reservasi.



Sementara itu di Table Bay Hotel, salah satu hotel bintang lima lainnya, hanya tersisa lima kamar tipe twin rooms (dua tempat tidur) dan dua kamar suite khusus untuk keluarga.



"Memang masih ada kamar kosong, tapi sangat terbatas sekali. Mayoritas sudah dipesan jauh-jauh hari khusus selama penyelenggaraan Piala Dunia.," tukas Yolisa Motsamai, salah seorang pegawai hotel itu.



Yang fenomenal adalah penginapan Pepper Club. Tingkat hunian hotel yang terletak di kawasan Loop Street ini telah melebihi prediksi awal dimana 95 persen kamarnya telah diboking. Padahal hotel ini justru baru dibuka tahun ini.



"Hotel-hotel mewah berbintang di pusat perkotaan lebih diminati dan dipilih oleh turis asing selama Piala Dunia. Daya tampung hotel-hotel jenis ini memang sangat terbatas. Kadangkala ada hotel yang terpaksa menambah kapasitas kamar karena permintaan yang tinggi," sebut David Solomon, juru bicara Pepper Club.



Bagi yang berkantong cekak, bisa menginap di hotel skala kecil meski terletak agak di pinggiran kota. Begitupun, tetap saja diminati. Seperti hotel Ashanti Lodge di kawasan Green Point, 60 persen kamar telah dipesan. "Kebanyakan calon penghuni kami adalah grup atau kelompok fans tertentu. Saya yakin menjelang hari-H nanti akan penuh," kata Lisa Mason, sang pemilik hotel optimis. Lalu ada penginapan A Cat and Moose Backpackers, petugas hotel disana menyebut 70 persen telah dibooking. Meski hotel-hotel kecil tersebut tidak masuk dalam daftar registrasi agen FIFA, namun tetap dipercaya oleh calon penghuni yang sebagian besar warga asing.



Cape Town memang menawarkan eksotisme yang memanjakan mata. Kota ini terletak di sisi pegunungan yang berjajar di Cape Peninsula dan berada sejajar dengan permukaan air laut yang sangat indah. Karena itu lebih dikenal sebagai kota pelabuhan.


Pertandingan selama Piala Dunia di Cape Town akan berlangsung di Stadion Green Point. Di stadion berkapasitas 70 ribu tempat duduk ini nantinya akan dilangsungkan lima pertandingan babak penyisihan, satu babak 16 besar, satu perempat final, dan satu semi final. (zulkarnain jalil)

No comments: